Mengenal Orang Borgo Manado Tempo Dulu

Borgo berasal dari kata burger (bahasa Belanda), yang artinya sipil. Bagi masyarakat Manado, Borgo adalah sebutan bagi orang-orang keturunan asing (Belanda, Portugis, Spanyol, Perancis, dan bangsa Eropa lainnya), atau warga lokal yang diberi nama asing oleh pemerintah di zaman penjajahan, atau warga yang membantu kompeni. Mereka dipersenjatai oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Walaupun dipersenjatai, tapi

2017-07-03T08:18:25+00:00 July 3rd, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Fam Orang Manado-Minahasa

Sejak kapan dan mengapa orang Manado dan Minahasa menggunakan fam? Penggunaan nama Fam mulai digunakan pada tahun 1831 oleh dua penginjil asal Jerman yang diutus Nederlandsch  Zendeling  Genotschap (NZG), badan pekabaran Injil asal Belanda. Mereka adalah Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz. Namun, jauh sebelum kedatangan Riedel dan Schwarz, orang Manado-Minahasa secara turun -temurun

2017-07-05T01:44:59+00:00 July 3rd, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Kecamatan Sario

Nama kecamatan Sario merupakan akronim atau kependekan dari kata salu dan rio (bahasa Tombulu). Salu artinya kuala (sungai). Rio artinya ribut. Jadi, arti Sario adalah kuala atau sungai yang ribut. Disebut demikian karena pada saat musim hujan, sungai Sario terdengar ribut oleh suara bebatuan yang hanyut dibawa banjir. Sungai Sario mengalir dari kaki gunung Mahawu-Tomohon.

2017-05-19T08:54:53+00:00 May 19th, 2017|Mengenal Manado, Uncategorized|

Mengenal Kecamatan Wenang

Wenang adalah nama salah satu kecamatan di kota Manado. Luas wilayahnya 292,90 Ha. Penduduknya pada tahun 2015 berdasarkan data BPS Manado berjumlah 33.053 jiwa. Terdiri dari 12 (dua belas) kelurahan, yaitu: Bumi Beringin, Teling Bawah, Tikala Kumaraka, Mahakeret Barat, Mahakeret Timur, Wenang Utara, Wenang Selatan, Lawangirung, Komo Luar, Pinaesaan, Calaca dan kelurahan Istiqlal. Wenang merupakan

2017-05-19T08:53:56+00:00 May 19th, 2017|Mengenal Manado, Uncategorized|

Mengenal Kecamatan Paal Dua

Status kecamatan Paal Dua dimulai dari lingkungan. Tahun 1960-an, namanya adalah lingkungan Paal Dua Ranomuut. Kemudian statusnya meningkat menjadi salah satu kelurahan di kecamatan Tikala. Tahun 2012 berdasarkan Perda Kota Manado Nomor 2 Tahun 2012 tentang perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2000 tentang Pemekaran Kelurahan dan kecamatan di kota Manado, kelurahan Paal Dua dimekarkan

2017-05-19T08:53:02+00:00 May 19th, 2017|Mengenal Manado, Uncategorized|

Mengenal Kecamatan Tikala

Umumnya orang yang ditanyai tentang arti Tikala akan  mengatakan bahwa Tikala sama dengan Tikela. “Seharusnya Tikela bukan Tikala, tapi karena pengaruh dialek dan perubahan pelafalan berubah menjadi Tikala.” ujar seorang sumber.  Benarkah arti Tikala sama dengan Tikela? Kata Tikala dan Tikela walaupun nampak sama, namun memiliki arti yang berbeda. Tikela berasal dari kata ti’kela (bahasa

2017-05-31T16:27:43+00:00 May 19th, 2017|Mengenal Manado, Uncategorized|