Gunung Wenang, Bukit Bersejarah dan Penuh Kenangan

Gunung Wenang, demikian masyarakat Manado menyebutnya, walaupun sesungguhnya bukan gunung, tapi sebuah bukit setinggi 40 meter. Ketinggiannya tidak memenuhi syarat disebut sebagai gunung, namun masyarakat Manado menamainya gunung Wenang. Terletak di depan Gereja Sentrum Manado. Berjarak sekitar 150 meter dari Zero Point. Bukit yang berada di jantung kota ini meninggalkan jejak sejarah dan penuh kenangan.

2017-11-23T06:51:40+00:00 November 23rd, 2017|Mengenal Manado|

Lapangan Sparta Tikala, Alun-Alun Kota Manado

Selain Taman Kesatuan Bangsa (TKB) di eks pasar 45 dan Boulevard di pesisir pantai, lapangan Sparta Tikala merupakan taman yang banyak dikunjungi  warga kota Manado untuk menghirup udara segar, terutama pada malam hari. Tempat yang menjadi ruang publik ini terleak di depan kantor Walikota Manado. Bentuk lapangannya terbuka luas dan berumput hijau seluas lapangan bola

2017-12-13T05:50:18+00:00 November 23rd, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Wilayah Manado Saat Sebelas Kecamatan

Sembilan kecamatan hanya berlangsung selama 11 tahun, yaitu dari tahun 2001 sampai 2012. Pada tahun 2012, kota Manado dari 9 kecamatan dimekarkan menjadi 11 kecamatan berdasarkan Perda Nomor 2  Tahun 2012.  Tambahan dua kecamatan baru  tersebut adalah hasil pemekaran kecamatan Bunaken yang dimekarkan menjadi Bunaken dan Bunaken Kepulauan; dan kecamatan Tikala yang dimekarkan menjadi kecamatan

2017-12-13T05:49:10+00:00 November 22nd, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Wilayah Manado Saat Sembilan Kecamatan

Lima kecamatan hanya berlangsung selama 12 tahun, yaitu dari tahun 1989 sampai tahun 2001, karena pada tahun 2001 berdasarkan Perda Nomor 5 tanggal 27 September 2000 tentang pemekaran kelurahan dan kecamatan, wilayah kota Manado yang semula terdiri dari 5 kecamatan dan 68 kelurahan/desa dimekarkan menjadi sembilan kecamatan dan 87 kelurahan. Sembilan kecamatan tersebut adalah:  Malalayang,

2017-12-13T05:43:05+00:00 November 22nd, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Wilayah Manado Saat  Sembilan Kecamatan Lima kecamatan hanya berlangsung selama 11 tahun, yaitu dari tahun 1989 sampai tahun 2000, karena pada tahun 2000 dimekarkan menjadi Sembilan kecamatan berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2000. Sembilan kecamatan tersebut adalah:  Malalayang, Sario, Wanea, Wenang, Tikala, Mapanget, Singkil, Tuminting dan Bunaken. 1.Kecamatan Malalayang Kecamatan Malalayang meliputi Malalayang Satu

2017-11-22T00:27:59+00:00 November 22nd, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Wilayah Manado Saat Lima Kecamatan

Seiring dengan perkembangan dan pertambahan jumlah penduduk,  batas wilayah kotamadya daerah tingkat II Manado pada tahun 1989 diperluas dari 23,748 km persegi menjadi 157, 26 km persegi dengan memasukkan sebagian wilayah kabupaten daerah tingkat II Minahasa. Penambahan luas wilayah pada tahun 1989 dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1988 Tentang Perubahan Batas

2017-11-21T23:51:51+00:00 November 21st, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Wilayah Manado Saat Tiga Kecamatan

Sebelum tahun 1919, Manado yang saat itu masih bernama Wenang memiliki 6 (enam) desa atau kampung, yaitu: kampung Belanda, Cina, Arab, Pondol, Wenang dan kampung Tikala. Tikala yang dimaksud hanya sampai di perempatan patung Maria Walanda Maramis. Menjelang dibentuknya “Haminte Manado” pada tahun 1919 oleh residen Wilhelm Frans Johannes  Kroon (residen Manado tahun 1915 -

2017-11-21T08:35:09+00:00 November 21st, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Wilayah Manado Saat Dua Onderdistrik

Wenang adalah nama awal Manado saat masih merupakan bagian dari wilayah Minahasa. Sebelum tahun 1926, luasnya hanya 2 km persegi. Menurut Hendrikus Benediktus Palar, cikal bakal Manado adalah wilayah pemukiman di sekitar benteng Amsterdam, yang bekas reruntuhannya telah dibangun  pertokoan dan eks pasar 45. Keberadaan pelabuhan Wenang (kini pelabuhan Manado) mendukungnya bertumbuh menjadi kota kecil 

2017-11-21T08:27:47+00:00 November 21st, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Walak (Manado) Bentukkan Belanda

Walak adalah bahasa Minahasa, yang artinya wilayah atau daerah, atau wilayah pakasaan atau negeri. Namun, di dalam kontrak 10 Januari 1679, walak oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda diartikan sebagai dorp (bahasa Belanda), yang artinya desa. Menurut Harsevein Manus Taulu, arti walak sebenarnya adalah dorpstaat (bahasa Belanda), yang artinya negara desa. Dijelaskannya bahwa sesuai penyelidikan Prof.

2017-11-20T08:36:13+00:00 November 20th, 2017|Mengenal Manado|

Mengenal Trio Kharismatik Dewan Wali Pakasaan

Pada jaman dulu ada tiga serangkai berasal dari Tombulu. Mereka memiliki pertalian keluarga yang sangat dekat. Yang paling tua bernama Lontoh, kemudian Supit dan yang termuda adalah Paat. Istri Lontoh bernama Sumengkar alias Sengkar. Sengkar adalah adik dari Lewlew, ayah Paat. Sengkar sebelumnya telah menikah dengan Rapar dari Tombariri. Tapi Rapar telah meninggal. Rapar adalah

2017-12-13T05:30:41+00:00 November 20th, 2017|Mengenal Manado|