Mengenal Kecamatan Wenang

Mengenal Kecamatan Wenang

Wenang adalah nama salah satu kecamatan di kota Manado. Luas wilayahnya 292,90 Ha. Penduduknya pada tahun 2015 berdasarkan data BPS Manado berjumlah 33.053 jiwa. Terdiri dari 12 (dua belas) kelurahan, yaitu: Bumi Beringin, Teling Bawah, Tikala Kumaraka, Mahakeret Barat, Mahakeret Timur, Wenang Utara, Wenang Selatan, Lawangirung, Komo Luar, Pinaesaan, Calaca dan kelurahan Istiqlal.

Wenang merupakan nama pertama kota Manado. Pergantian nama Wenang menjadi Manado menurut Prof. Geraldine Manoppo-Watupongoh dilakukan oleh Spanyol pada tahun 1682, tapi versi lainnya menyebut dilakukan oleh Belanda, sebab pada tahun 1677 sampai 31 Agustus 1682, gubernur jenderal  Hindia Belanda di Ternate, Dr. Robertus Padtbrugge berada di Manado mencatat sisa-sisa penduduk kerajaan Bowontehu (di Manado Tua) termasuk yang telah pindah ke Sindulang.

Wenang berasal dari kata wenang (bahasa Minahasa), yaitu nama pohon endemik yang bahasa  lmiahnya Macaranga Hispida. Sub etnis Bantik menyebutnya benang. Daunnya lebih besar daripada daun pohon bahu (Hibiscus tiliaceus). Di ujung daunnya terdapat tonjolan kecil menyerupai ekor.

Wenang memiliki nilai kultural bagi masyarakat Manado. Dulu terdapat dua lokasi yang diberi nama wenang, yaitu pelabuhan Wenang yang berganti nama menjadi pelabuhan Manado, dan Rumah Sakit Wenang yang telah berubah menjadi lokasi hotel Sintesa Peninsula.***

2017-05-19T08:53:56+00:00 May 19th, 2017|Mengenal Manado, Uncategorized|